Jumat, 21 Desember 2012

Yesung super Junior terpilih menjadi Leader sementara.

karena yesung paling tua dan beda 1 tahun dngan Leeteuk oppa yesung jg pintar dalam bebicara SMEnt memutuskan Yesung utuk menjadi Leader Sementara di Super Junior :-D
cr:The World Fansclub Of Yesung (Kim Jong Woon)
Via:Big Fans Of Sungmin (Pumpkins Indonesia)
waaaaah....oppa saya yang satu tu emang bertalenta banget,apapun bisa,dance,nyanyi,penyiar radio,ngelawak,pinter ngomong,cakep,kece,baik,alim,jadi leader pula.waaaah..pokoknya top markotop dech.

Kamis, 13 Desember 2012

Eunhyuk Super Junior ingin Sungmin tidak tampil di ‘Variety Show’?

Eunhyuk Super Junior dengan bercanda menghina sesama anggotanya yaitu Sungmin.Pada tanggal 26 November, Shindong, Eunhyuk, dan Sungmin menjadi bintang tamu di KBS 2TV 'Hello’ untuk episode ke-100.
Pada acara tersebut, Sungmin mengaku, “Akhir-akhir ini saya merasa khawatir tentang tampil di variety show. Saya khawatir karena Saya payah dalam hal tersebut. “
MC menyarankan, “Tanyakan teman satu grupmu (untuk saran)“, Sungmin menjawab, “Mereka tidak mengajari saya. Mereka semua sibuk dengan hal-hal mereka sendiri “.
Untuk ini, Eunhyuk memotong dan bercanda, “Saya berharap dia tidak keluar di variety show”, membuat semua orang di studio tertawa.
Cr : KoreanIndo
via: The World Fansclub Of Yesung ( Kim Jong Woon )
Buat yang baca tulisan ini, please, no bash ya?

Rabu, 12 Desember 2012

[INFO]

1. Kemarin hari Senin di inbox sctv, perform S4 diliput tv Korea
2. Tanggal 28 November 2012, S4 kembali ke Korea (sepertinya untuk showcase mereka)
  3. Baru saja, S4 masuk situs web enewsworld.mnet.com
source: S4 Boyband and various FP
  via: Siwon a.k.a Choi Siwon

Kamis, 06 Desember 2012

maleeeees!!!!

annyeong haseyo.....
gimana pagi kalian?baik kah?semoga baik ya,heeem....mina lagi bad mod ni,lagi males ngapa-ngapain....kemarin di ajak renang sich ma temen-temen tapi dinginnya booo' gak nahan...berrrrrrrrr....dari pada boring mending ngepos di blog aja dah,tapi mina gak tau mau ngepos apa,apa ya yang bagus....info suju?gak punya,pict suju di leptop kan mina lagi internetan di kampus ni pake komputer kampus...hedeeeeeh.....makin kacau aja tulisan saya,ya udh dech,dari pada makin kacau,mending stop aja,paii paii chingudeul........:*

Minggu, 18 November 2012

Urutan 10 Personel BB yang memiliki suara emas

1. Yesung SJ :*
2. Junsu J.Y.J
3. Kyuhyun SJ :*
4. Taeyang Big Bang
5. Jae Joong J.Y.J
6. Soohyun U-Kiss
7. Ryeowook SJ :*
8. Heoyoung SS501
9. Jonghyun SHINee
10. Yoseob B2ST
source . Kpop news
Credit . Siwon a.k.a Choi siwon
Via . The World Fansclub Of Yesung ( Kim Jong Woon )

♥ MAMA current rankings ♥

- Best Male Group
1. Super Junior 32,1% ♥
2. Shinhwa 31,4%
- Best Global Group (Male Group)
1. Super Junior 41,7% ♥
2. TVXQ 38.4%
- Best Dance Performance Group (Male)
1. Super junior 40.6% ♥
2. SHINee 36.6%
- Song Of The year
1. Super Junior 28.7% ♥
2. Davichi 20.4%
- Artist Of The Year
1. Shinhwa 29.1%
2. Super Junior 29.1% ♥ :o
cr. Kyuhyun For SPARKYUindo
via : We are Sparkyu indo for kyuhyun 4ever

Kamis, 15 November 2012

Daftar Host/pembaca AWARDS MAMA (Mnet Asian Music Awards) segera di Indosiar

1. Jung Il Woo (49 days)
2. Yoon Eun Hye (pemain princess hours)
3. Park Shin Hye (pemain He is beautifull)
4. Yoon Shi Yoon (pemain bread, love and dream)
5. Song Seung Hoon (pemain endless love)
6. Song Joong ki (pemain nice guy) 7. Han Chae Young (pemain sassy girl)
8. Lee Dong Gun (pemain Lovers in Paris)
9. Kim Sung Soo (pemain Full House)
10. Go Jun Hee (pemain Can You Hear my Heart?)
... Dll.. ^^
cr : Korean Celebrity Info
sayang...aq gq dapet nnton,cz d tv q gq ad cannel indosiar... :(

willing

ini ff ke 2 aq.yg prtama di rilis d fb,bwt chingudeul yg udh bca ni ff,tinggalin jajak d comen ya,
title:willing
Author:mina elf
Cast:
Ji eun
Yesung
Ji yeon
Heechul
Sun hwa
Ahjussi Leeteuk
yesung POV
“Ji eun!”teriakku.aku terengah-engah.tadi aku terburu-buru ke rumah ji eun yang jarakya lumayan jauh.aku tergesa-gesa kesini karena mendengar berita eomma ji eun meninggal dunia.dan kupikir,ia akan butuh support-ku sebagai sahabatnya
Aku menenteng helm.ji eun,yang ada diteras rumah,menoleh padaku dan tersenyum,senyum yang biasa
Aku ternganga.
“annyeong yesung,kamu datang!mianhae,aku sibuk jadi nggak bisa kasih tahu cepat-cepat.tahu dari siapa?”Tanya ji eun ceria.ia melengang menghampiriku
Ji eun mengenakan baju hitam-hitam,khas orang yang sedang berduka.kulihat ayahnya,didepan pintu,berdiri menyambut tamu dengan senyum tipis,sedangkan saeng ji eun sedang menangis dan di hibur oleh kerabatnya.
Aku melongo.
“gwanchana?”tanyaku,tak bisa menahan diri.
“kajja,kita kedepan.disini ramai,”ujar ji eun kalem sambil menggenggam tanganku,menuntun keluar rumah.wajahku menghangat,lalu aku mengikuti langkahnya.
“nan gwanchana?”tanyaku,setelah kami sampai di depan rumah.disini banyak orang,namun tidak sesak seperti di dalam rumah.ji eun mengangkat alis,heran.
“menurut kamu,ottokhe?”Tanya ji eun.aku bingung.
“tidak ada raungan atau semacamnya?”kataku.ji eun menunjukkan ekspresi heran,lewat tawa kecilnya.
“lebay lo!tadi eomma sudah dimandikan.sebentar lagi mau dikubur,dijakarta.lo mau ikut?nanti gue bilang sama appa,gue kesana bareng lo,”jelasnya.
Aku meneliti ji eun.wajahnya tetap ceria,auranya tetap aura pabo seperti pembawaannya di hari biasa.seakan-akan tidak ada hal aneh atau penuh duka,lebih tepatnya yang terjadi.tidak ada seraut kesedihan diwajahnya.
Ini aneh.padahal biasanya ji eun anak yang sensitive.mudah menangis.
“jeongmal gwanchana?”tanyaku sekali lagi.memastikan.
Ji eun tertawa lagi.seakan-akan aku melawak.sial,padahal kan aku khawatir kalau ada apa-apa dengannya.”well,yesung kyeopta,lo udah liat sendiri gue baik-baik saja.sekarang gue mau izin ke appa dulu,lo nggak mau setor tampang ke beliau?”katanya sambil lalu.
Aku menghela napas,tersenyum kecil.dia mendorong bahuku pelan,berjalan ke dalam rumah.
~
Sejujurnya,reaksi ji eun agak…membingungkan.sekarang ketakutanku tak beralasan.
Maksudku,dia yeoja.masa tidak ada rasa sedih sama sekali di hatinya ketika ditinggal eommanya?atau dia sudah rela sepenuhnya?secepat itukah?aku tidak yakin.
Selama kami dimotor,menuju ke taman pemakaman tempat eomma ji eun akan beristirahat untuk selamanya,aku menyetir sambil melamun.ketika appa meninggal dulu,jangan pernah Tanya reaksiku.hanya akan membangkitkan luka lama.aku mengangis,mengeluarkan air mata,namun tak ada suara.hanya diam membisu seperti mayat hidup.tak ada yang tahu soal ini.aku tak mau membagi dukaku yang terlalu dalam.terlalu….terluka.sampai-sampai eomma dan eunhyuk,dongsaengku,menyerah untuk membujukku berbicara.
Aku anak kesayangan appa.aku sangat dekat dengannya.sungguh mengagetkan ketika aku mendapat berita appa telah dipanggil oleh-nya karena serangan jantung.
Padahal,appa sudah janji ingin install game baru dikomputer kami dan akan memainkannya bersama.ia juga sudah berencana denganku untuk jalan kesalah satu pusat penualan alat-alat computer,untuk melihat-lihat.appa suka bercerita tentang masa mudanya,yang tak pernah membuatku bosan.kami sudah siap-siap untuk jogging esok harinya…dan semuanya,seluruh hal,yang meyakinkan aku dia akan tetap di sebelahku untuk waktu yang lama.
Lalu appa meninggal tiba-tiba.
Akhirnya eomma menyerah untuk membujukku.beliau memanggil ji eun ke rumah.aku menangis didepan ji eun.
Ji eun menghiburku dan berusaha membuatku ceria lagi.mengajakku keliling kota,bermain,makan,belajar,apapun yang bisa mengalihkan pikiranku dari appa.
Itu empat tahun yang lalu.percayalah,walau aku terlihat lebih baik sekarang,namun aku masih belum rela akan kepergian appa.luka dihatiku masih belum kering.
Dan aku takut itu terjadi pada ji eun.
Makanya,aku melompat kaget ketika mendengar eomma ji eun meninggal dari heechul dan sun hwa.mereka menelponku dengan gaya histeris,menyuruhku buru-buru ke rumah ji eun.
Tapi nyatanya,dia terlihat baik-baik saja.bahkan sempat melempar beberapa lelucon.
Aku meliriknya dari kaca sepion.dari balik helm,aku bisa melihat ji eun menatap gedung-gedung yang kami lewati sambil melamun.
Apa yang dia pikirkan?aku berusaha menebak dalam hati.apakah ia memikirkan soal eommanya?atau ia memikirkan aku?atau memikirkan tugas?atau appanya?saengnya?keluarganya?jangan-jangan ia berpikir untuk membuat lelucon baru,seperti biasa?
Aku tidak mampu menebaknya.ia terlihat tenang.namun,entak kenapa aku merasa ia menyembunyikan sesuatu dariku.
Kami tiba di tujuan.aku dan ji eun turun,jalan beriringan.ternyata mobil yang membawa eomma ji eun dan keluarganya belum sampai ke taman pemakaman umum ini.
Salah seorang keluarga ji eun tiba lebih dulu.lalu,entah saeng atau eonni dari eomma ji eun,memeluk yeoja itu,setengah histeris.
“JI EUN!!!!eommamu,kenapa cepat sekali dia pergi?waeyo ???aku tak rela !!!dia saudara kesayanganku,kenapa dia harus pergi?
Suasana jadi ramai.ji eun terbelalak,lalu matanya berubah jadi sayu.aku memandangunya.ji eun tersenyum padaku,berusaha menenangkan kerabatnya sekaligus aku.ia berkata,”ahjumma,aku juga kaget pas eomma ninggalin kita.tapi itu udah kehendak yang di atas,kita bisa bilang apa?Cuma bisa mendoakan supaya beliau diterima di sisi-nya,jinjja?berdoalah kita,semoga eomma selamat dialam sana.semua orang pasti mati,”tukas ji eun sambil membelai punggung kerabatnya tersebut pelan.
Cuma bisa mendoakan supaya beliau diterima disisi-nya?
Aish,jeongmal,ji eun?aku masih belum bisa menerima appa pergi.ottoke aku bisa mendoakan,bila aku masih sering berharap ia tiba-tiba datang kerumah,merentangkan tangan untuk memelukku dan berteriak,”SURPRISE!”
Ottoke bisa kamu rela dengan kepergian eommamu yang sangat kau sayangi itu,yang selalu kau banggakan itu,yang suka bertengkar denganmu,yang suka kau beri hadiah,yang suka kau candai….
Aku harap aku bisa mengerti…
Jenazah eomma ji eun datang.aku tersentak,lalu ikut membantu.mereka segera menguburkannya.saeng ji eun pingsan ketika proses pemakaman tersebut.ji eun,saudaranya dan aku langsung repot mengangkat ji yeon kemobil keluarga.
‘’eomma….hajima…ji yeon belum liatin wisuda SMA ji yeon….,”igau saengnya.air mata keluar dari bola mata ji yeon.wajahnya sedih,stress,kaku.
Apakah seperti itu wajahku,ketika appa meninggal ?
Aku menyadari ketika tiba-tiba tubuh ji eun menjadi tegang.ia balik badan.saudara-saudaranya tidak ada yang menyadari hal tersebut karena sibuk mengurus ji yeon.aku menyusul ji eun yang ternyata menuju ke pusara eommanya.
Appa ji eun mendatangiku.aku terpaksa berhenti menyusul ji eun.
‘’yesung,ahjussi molla ji eun sekarang kayak gimana.dia tidak mau ahjussi ajak bicara soal eommanya.kamu bisa,kan,ajak bicara dia ?ahjussi takut dia syok atau apa……. ‘’
‘’aish,dia baik-baik saja,kok,ahjussi.tadi bahkan dia mengajak saya bercanda. ‘’
Candra ahjussi tertawa.tawa yang pedih.aku menelan ludah. ‘’kamu ini kayak gak tau ji eun saja.dia itu jago menyembunyikan perasaannya.sama seperti  dia menyembunyikan kalau dia suka kamu,kan ?’’
Wajahku panas.aku sekarang tahu darimana bakat lawak ji eun. ‘’ahjussi ini bisa saja bercandanya. ‘’
Ekspresi candra ahjussi kaku lagi.kaku karena kesedihan,seperti topeng.perutku seperti dihantam bata melihatnya.candra ahjussi adalah orang terlucu yang kukenal setelah ji eun. ‘’ahjussi tahu kamu kenal betul ji eun.jebal.buat apapun agar ia lebih baik.kami mengadakan pengajian,tapi sepertinya saudara sudah cukup untuk mengurus,jadi ajak ji eun ke mana saja.bisa tidak ?untuk menghibur anank itu.’’
Apakah begitu ekspresiku,begitu terpukul dan menyedihkan,seperti candra ahjussi,ketika appa pergi ?
‘’ne,ahjussi.’’
Candra ahjussi menepuk bahauku pelan,kemudian berlalu.kulihat ia menghibur putri,masuk ke mobil,meninggalkan taman pemakaman ini.
Kuperhatikan sekeliling.mobil candra ahjussi adalah mobil kerabat terakhir yang pergi.sekarang tempat ini sudah sepi lagi.
Aku mencari ji eun.ternyata ia duduk di warung the botol depan taman pemakaman sekarang.sebuah botol air mineral ia genggam.ia melamun lagi.menatap kendaraan yang lewat.
Aish.
Apa benar ia menyembunyikan kesedihannya ?
Oh,tentu saja.aku kenal ji eun.ia adalah professional.ia bisa menyembunyikan apapun yang ia rasakan,namun tak bisa mengontrol apa yang ia pikirkan.ia bicara sesuai apa kata kepalanya,tapi tidak menunjukkan apa pun tentang perasaannya.terlihat jutek namun sebenarnya baik hati.
“annyeong,”sapaku.ji eun menoleh pelan.lalu ia mengngkat alis saat melihatku.
“pulang?”tanyanya.
Aku menggeleng.”ani.kita jalan dulu.”
~
“nangis aja,”kataku pelan.akuu menyentuh punggung tangannya dengan ujung jariku.
Butuh keberanian yang luar biasa besar untuk melakukan itu.namun,dari tadi perhatian ji eun entah di mana.jadi aku sekalian saja menaruh tanganku di atasnya.
“siapa yang mau nangis,coba?”sambar ji eun cepat.aku mengangguk sok paham.
Kami ada di sebuah kafe di mall tengah kota tempat aku suka nongkrong dengan ji eun,heechul dan sun hwa dulu.namun semenjak  kami kelas 3 SMA ,aku hanya sekelas dengan ji eun.jadilah aku kesini berdua dengannya semenjak itu.sama dengan heechul dan sun hwa yang sering kesini tanpa kami.
“nangis itu nggak berarti cengeng.menangislah kalau mau,”kataku lagi.
Ji eun mendelik.”aish,apaan sih!ngomongnya kok melankolis gitu?ini dunia nyata,bukan sinetron!”
Aku tertawa,tawa terpaksa.ji eun menatapku sebal,lalu ikut tertawa tidak lepas.kuperhatikan matanya.setitik kepedihan pun tak ada.benarkah ia merasa kehilangan?dari tadi aku menunggunya mengeluarkan emosi apa pun tetapi ia datar saja.
“pulang aja,yuk,”ji eun bangkit.aku mengangkat bahu,mengikutinya.ji eun bicara panjang lebar,tentang hal-hal tidak penting.aku hanya mengangguk,menggeleng,atau menggumam.tiba-tiba ia menatapku lekat-lekat.
“lo nungguin gue jadi histeris,ya?”tembak ji eun langkung.aku terdiam.selalu bisa membaca pikirannku.yeoja rese.aku menarik napas,menggenggam tangan ji eun.ji eun tidak menarik tangannya.kegembiraan menguasaiku.
“menangislah,”kataku lagi.
“robot rusak,”ji eun berusaha tertawa.namun tawanya sumbang,tidak ada sisa keceriaannya.di dalam kegelapan basement,aku melihat air matanya jatuh.
“aigoo,yesung.gue udah janji sama diri gue sendiri supaya tetap tegar dan enggak nangis.supaya ji yeon enggak putus asa liat gue!ini semua gara-gara lo!”ujar ji eun sambil mengusap air mata.ada canda ditengah tangisannya.
“nangis gak salah,ji eun,”ujarku.
Merasa agak canggung,aku merangkul ji eun.ia tidak menolak,dan terlihat nyaman.seketika aku lega lagi.aku melihat sekeliling.basement kosong.
“relain,ji eun,relain,”ujarku.ji eun tertawa lagi.tawa yang menyedihkan.tawa yang menyindirku.seperti mempertanyakan kecerdasanku.
“pabo,lo,yesung.tentu gue rela!apa sih,yang bisa terjadi kalo gue gak rela?palingan gue jadi gila !’’ji eun mengusap pipinya lagi.’’dan apa pula ngaruhnya ke dunia kalau gue gila?kalau gue sedih berkepanjangan?enggak ada!gue rela,yesung,rala…tapi sungguh…pas nyokap udah enggak ada,gue gak bisa mikir apa yang harus,enggak,apa yang bisa gue lakukan?”
“banyak,”jawabku otomatis,itu jawaban yang ia katakana padaku dulu,ketika papa pergi.
Hening.
“banyak,”ji eun menyetujui.
Kami terdiam,tak bicara sepatah kata pun lagi.hanya terdengar isakan ji eun.lalu tiba-tiba Ia melepas rangkulanku,berdiri tegak.seakan ia mampu menghadapi dunia lagi.
“kajja,pulang!”katanya,nada suaranya ceria lagi.
“nan gwanchana?”tanyaku ragu.
Ji eun tersenyum.membuat jantungku berdetak lebih keras.senyum itu adalah yang membuatku jatuh cinta.senyum yang seketika membuatku sadar ia rela.ia hanya merasa sedih karena kehilangan ibunya.
Tapi ia rela.
Tidak seperti aku.
“gue bisa tegar!”ji eun mengepalkan tangan dan mengacungkannya.’’kematian pasti di alami seseorang kan ?termasuk gue,gue rela,yesung.’’ji eun menoleh padaku,menarik tanganku.tubuhku rileks.ji eun baik-baik saja.’’kajja pulang !’’rujuknya.
Aku ikut tersenyum.aku menarik rambutnya.ji eun mencak-mencak,tawa kami memenuhi basement.
Aku tahu ji eun masih sedih.tapi aku tahu pula ia akan segera bisa mengatasinya.
Dan setelah kejadian ini,setelah melihat ji eun,aku sadar bahwa aku sudah rela appa pergi dari dunia ini.
~end~